Diumur ke 21 ini terus berfikir, di sisa waktu di kampus ini terus merenung
di penghujung masa sekolah ini terus takut...
Makin lama makin pesimis
Selalu berfikir bagaimana jika maka jika..
Kepala terus menoleh ke belakang
Jalanku tak lurus ke depan...
Hidup hanya dalam kehampaan
Harapan selalu kosong
Jiwa kering
Hati tandus....
Ingin berlari tapi terikat,,
Matahariku tertutup awan...
Hampa awan mendung mengundang badai....
Kemana lagi harus berlari
Tembok terlalu tebal untuk ditembus
Terlalu tinggi untuk didaki.
Kemana lagi berlari....
Harapan telah pupus...
Hanya menunggu waktu dipanggil
Tapi takut terbakar....
Kemana lagi berlari..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar